Home Ideas
Ngawadul : Curat Coret Tulas Tulis :)
Sunda Mega Thrust Aktif Bencana Dunia? PDF Print E-mail
Saturday, 24 January 2015 05:28
Luar Biasa Kearifan Leluhur Sunda Kabuyutan Cipaku Darmaraja Sumedang Resi Aji Putih dalam menerawang potensi bencana yang akan terjadi dalam kalimat “Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya”, Apabila Kabuyutan Cipaku Diganggu Bencana Bagi Dunia. Mengapa Kabuyutan Cipaku yang merupakan daerah yang sangat kecil dan merupakan daerah genangan Bendungan Jatigede bisa menimbulkan Bencana Untuk Dunia? Kita mungkin masih ingat sepuluh tahun yang lalu Dunia digoncangkan dengan Bencana Alam yang luar biasa yaitu Tsunami Aceh 26 Desember 2004 yang mengorbankan 200.000 jiwa dan menjadi trending topic di seluruh dunia dengan gempa >9 Skala Richter.
20141226121637662

Pada tanggal 26 Oktober 2004 Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda membantu menyuarakan Aspirasi Masyarakat Kabuyutan Cipaku dengan mengirimkan Surat Penolakan Bendungan Jatigede yang ditandatangani oleh Mang Ihin, Jendral Solihin GP mantan Gubernur Jawa Barat yang dekat dengan rakyat. Info tentang penolakan DPKLTS dapat dilihat di Blog Pak Ir. Sobirin, http://sobirin-xyz.blogspot.com/2007/05/jatigede-dan-hari-anti-bendungan.html . Namun Surat DPKLTS tersebut tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah, mereka tetap melaksanakan proyek Jatigede, sesuatu yang mengejutkan tidak lama setelahnya pada tanggal yang sama yaitu tanggal 26 di bulan Desember tahun 2004 Sunda Mega Thrust aktif sehingga menyebabkan tubrukan antara lempeng Burma dan Lempeng Hindia menghasilkan gempa >9 Skala Richter dan Tsunami Aceh yang menewaskan lebih dari 200.000 jiwa.
Yang menarik untuk menjadi perhatian adalah Potensi Bencana Sunda Mega Thrust sudah berkali-2 dibahas di Koran Nasional sekelas Kompas berikut ini link-nya : http://sains.kompas.com/read/2014/04/08/1310451/Gempa.dari.Sunda.Megathrust.Berpotensi.Rusak.Jakarta dan http://sains.kompas.com/read/2014/04/01/1114467/Antisipasi.Gempa.Sunda.Megathrust yang menunjukan betapa dahsyatnya potensi Bencana yang ditimbulkan apabila Sunda Mega Thrust bergelora aktif kembali.
SundaMegaThrust_KeuyeupBodas
Lalu apa hubungannya dengan Bendungan Jatigede dan Kabuyutan Cipaku? Kabuyutan Cipaku menurut para Kasepuhan disebut sebagai Lemah Sagandu (lemah : tanah, sagandu: gula segandu) merupakan tempat dimana cikal bakal manusia dan alam semesta diciptakan disana, tepatnya di Leuweung Larangan Situs Cipeueut Aji Putih, nilai-2 kepercayaan ini sama dengan yang di anut Kabuyutan Kanekes Baduy tentang Leuweung Sasaka Domas. Lalu apa yang disampaikan oleh Para Leluhur Kabuyutan Cipaku? Leluhur Kabuyutan Cipaku menyampaikan tentang Uga Jatigede dan Uga Keuyeup Bodas, dimana Uga artinya Ramalan. Isi dari Uga Jatigede dan Keuyeup Bodas adalah apabila Bendungan Jatigede digenangi maka akan membangunkan Kepiting Putih yang akan menjebol bendungan. Leluhur Kabuyutan Cipaku juga menyampaikan bahwa “lemah sagandu diganggu balai sadunya”, apabila Kabuyutan Cipaku diganggu maka bencana bagi dunia.
Read more...
 
Wilujeng Muludan & Hikayat Aji Putih PDF Print E-mail
Sunday, 04 January 2015 04:27

Wilujeng Muludan buat rekan- rekan yang beragama Islam hari ini hari yang sangat spesial karena Rosululloh SAW lahir ke alam dunia ini menjelma menjadi manusia yang membawa kebaikan untuk semuanya, rahmatan lil alamin :). Rosululloh SAW mengukuhkan kembali Millah Ibrahim leluhurnya beliau tentang Ketauhidan, Tiada Tuhan Selain Alloh SWT dengan cara berserah diri kepada Tuhan Semesta Alam. Mamang sekeluarga beserta segenap kasepuhan Komunitas Kabuyutan mengucapkan Hanupis ~ Hatur Nuhun Pisan, terima kasih banyak kepada Pak Oentoeng Dalil pituin Cirebon sekeluarga yang telah berkenan datang jauh- jauh dari Bandung mengunjungi Kabuyutan Cipaku dan rela berjalan kaki menembus pesawahan datang mengunjungi Situs Cipeueut Aji Putih, Situs yang sudah ada sejak jaman Pra Sejarah dan kemudian difungsikan kembali oleh Resi Guru Haji Aji Putih (678 - 721M) manusia Sumedang pertama yang beragama Islam berguru kepada Sayidina Ali dan beliau manusia pertama yang naik haji ke Mekah, mendapat gelar Haji Purwa Darmaraja, beliau belajar ilmu Thareqat, Hakekat, dan Marifat.

IMG_20141231_102203

Resi Aji Putih adalah Putra Ki Balangantrang (Patih Galuh Purba) yang menikah dengan Dewi Komalasari putranya Jantaka Resi Guru Wanayasa, Ibunya Putera Purbasora/ Cucunya Sempakwaja (Batara Dahyang Guru) . Sempakwaja dan Jantaka adalah kakak adik sama- sama Putera Wretikandayun. Resi Aji Putih beristrikan Dewi Nawang Wulan cucunya Resi Demunawan dari Kuningan (adiknya Purbasora) seorang resi petapa yang panjang umur. Resi Aji Putih kemudian menjadikan Situs Cipeueut sebagai Pusat Pendidikan Moral dan Spiritual secara damai dengan mengajarkan Inti dari Ajaran Agama Islam yaitu Ketauhidan dengan cara berserah diri kepada Alloh SWT. Salah satu Uga/ Ramalan Resi Aji Putih adalah apabila Cimanuk jadi dibendung dan Bendungan Jatigede akan digenagi, "Cipelang Cikamayangan, Cimanuk Marigi Deui, Bandung Heurin Ku Tangtung, Sumedang Ngarangrangan, Kadipaten Kapapatenan, Cirebon Kabongbodasan, Ujungjaya Ujung Kajayaan, Warung Peti Tempat Mayit, Tomo Totolomoan, Sukapura Ngadaun Ngora, Galunggung Ngadeg Tumenggung".

Info dari Kang Endih Alumni IPB di FB HA IPB, "Sesar Baribis itu unik, karena tidak memanjang, setiap lima tahun mengalami pergeseran (kalau ini sih pengamatan langsung di lapangan) biasanya ditandai dengan keretakan lahan dan bencana landslide di beberapa tempat di Majalengka. Dan uniknya lagi tidak pernah ada yang menganggap penting perilaku sesar ini dibandingkan dengan sesar lainnya... Yang paling unik adalah... di baribisnya sendiri tidak ada bencana, tetapi menggoyang daerah sekelilingnya.... Apakah ini pertanda bahwa sesar baribis berbentuk cawan?". Nah apakah nyambung dengan Wangsit Siliwangi? Dalam Wangsit Siliwangi disebutkan tentang Jebolnya Talaga Di Lebak Cawene yang kemudian disusul dengan meletusnya 7 gunung. (Cawene ~ Cawan).
Read more...
 
Horas Jendral, Toba Sejahtra Peduli Kabuyutan PDF Print E-mail
Wednesday, 24 December 2014 04:14

Horaaaas luar biasa sekali tanpa disangka-sangka dan tanpa diduga Teh Laras kemarin sore hari senin 22 Des 2014 ngontek Mamang bahwa Pak Jendral Luhut Pandjaitan bersedia bertemu dengan Mamang untuk membahas masalah Jatigede selasa besoknya Jam 15.00, tanpa AIUEO Mamang bilang Yes Teteh Siap... anytime... anywhere hayuuuuuu :). Alhamdulillah pas banget hari selasa teh ada jadwal ngamen Mamang ke Jakarta yang kebetulan banget kudu presentasi bikin FS Resort & Training Center di Kaki Gunung Gede Pangrango Bogor di Cempaka Putih jam 12.30 - 14.00... Mamang langsung hari selasa meluncur ke Betawi via KRL Commuter Line. Sampe di Kalibata dijemput teman pake Innopah menuju Cempaka Putih xixixi sampe Lunch pun kelewat euy... peurih Jendral untung ada kopi xixixi. Rada molor sedikit presentasi mulai jam 13.00 sampai jam 14.30 hiks... alhamdulillah lancar jaya ngamennyah... setelah itu meluncur ke Wisma Bakrie 2 di Setiabudi dan alhamdulillah cukup lancar jalanan nyampe ke Setiabudi Jam 15.15 Mamang langsung naik ke Lt. 17 disana Teh Laras sudah menunggu Subhanalloh Teteh yang satu ini benar-2 memiliki Jiwa Sosial dan Kepedulian yang sangat tinggi :). Mamang terharu dibuatnya out of no where... some where ada gituh Orang yang peduli terhadap yang lainnya tanpa mengharapkan apapun yang ada malah Mamang yang ditraktir. Indah dunia yah kalau begini mah... rasanya kiamat masih jauh hehehe.

TobaSejahtraGroup Menunggu sekitar 5 menit langsung dipanggil oleh Sekpri-nya Pak Jendral dan langsung menuju ruangan Pak Jendral, tidak lama kemudian juga hadir Pak Atmadji Executive Director dari Toba Sejahtra Grup yang ditugaskan utk memfollow up. Setelah duduk kemudian langsung ngobrol dimulai dengan introduction dari Teh Laras memperkenalkan Mamang sebagai Alumni ITB yang satu almamater dengan Teh Laras yang peduli terhadap masalah Jatigede. Bahwa selama ini yang beredar di media hanya Issue Ganti Rugi sajah padahal masalah lain banyak yang lebih penting untuk diperhatikan dari mulai masalah geologi/ potensi bencana yang mungkin terjadi, masalah lingkungan, masalah budaya, masalah sosial, dan lainnya.

Mamang kemudian melanjutkan menceritakan tentang masalah-2 yang selama ini tidak terungkap kepermukaan terutama 3 masalah kritis yaitu: 1. Potensi bencana karena fisik bendungan berada di Lempeng Aktif Baribis yang setiap saat bisa menjebol bendungan. Berapa potential lost yang bisa terjadi apabila bencana terjadi. 2. Masalah Budaya & Spiritual bahwa di Kabuyutan Cipaku / daerah genangan ada puluhan Situs Cagar Budaya yang masih sangat disakralkan oleh masyarakat karena bagian dari Keyakinan Spiritual masyarakatnya, Mamang menyampaikan bahwa di Jawa ada istilah Kejawen maka di Sunda pun ada Kasundaan yang mana masih banyak masyarakat Kabuyutan Cipaku yang memegang teguh hal itu. oleh karenanya mereka sampai titik darah penghabisan akan mempertahankan Situs-2 Cagar Budaya tersebut. Kalau di Baduy Kanekes Banten situs-2 itu biarat Leuweung Sasaka Domas yang sangat disakralkan sekali. 3. Masalah Lingkungan ada 1389Ha dengan 810.000 hutan yang akan ditebang demi membangun bendungan, dimana logikanya membangun bendungan penampung air tapi menebang hutan sumber mata air :(.

Satu hal yang Mamang sangat terharu dengan Pak Jendral Luhut adalah beliau menyampaikan kepedulian yang cukup mendalam tentang kearifan lokal dan Situs- situs Cagar Budaya & Spiritual masyarakat dimana tidak boleh diabaikan begitu juga hutan- hutan yang ada disana, apalagi potensi bencana yang mungkin terjadi. Beliau menyampaikan memang Jokowi ini kasian banget katanya banyak mewarisi masalah- masalah yang ribet banget. Beliau berkomitmen katanya siap membantu menyampaikan informasi ini kepada Jokowi dan beliau meminta dibuatkan Executive Summary dari bahan presentasi Mamang dibuat dalam selembar atau dua lembar untuk beliau sampaikan ke Jokowi. Mamang berjanji siap laksanakan dan akan dikirimkan malamnya ke Pak Atmadji, Pak Atmadji memberikan kartunama berisi no hand phone dan alamat email. Setelah itu pertemuan beres dan Mamang kembali ke Bogor dari Wisma Bakrie naek Kopaja 66 turun di Manggarai jalan sedikit dan sebelumnya nyantap Nasi Padang dulu di Warung Nasi pinggir Jalan deket Stasiun... Kikil + Telor Dadar + Nasi Rames... aaaah segeeer euy. Beres makan siang yang telat sekali sekitar jam 17.00 Mamang naik KRL kembali ke Bogor.

Sampai di Bogor Mamang langsung bekerjah membuat Executive Summary dan membuat bahan presentasi sebagai lampiran. Akhirnya kira-2 jam 8.40 PM selesai dan langsung di kirim ke Pak Atmadji cc Teh Laras dan Para Kasepuhan Komunitas Kabuyutan di This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it :). Luar biasa suatu kejutan ternyata Pak Atmadji langsung membalas email Mamang dengan ucapan: Nuhun :). Aaah sesuatu banget pisan ini mah ... Pokoknya On behalf Masyarakat Kabuyutan Mamang mengucapkan HaNuPis ~ Hatur Nuhun Pisan... Thank you very much... Pak Jendral Luhut Pandjaitan, Teh Laras, Pak Atmadji, dan Kasepuhan dari Komunitas Kabuyutan yang senantiasa membantu masyarakat Kabuyutan Cipaku, semoga amal kebaikannya dibalas dengan berlipat ganda :).

TobaGroup

Berikut ini Executive Summary yang dikirimkan kepada Pak Jendral untuk disampaikan ke Jokowi:

Usulan Penyelamatan Pusaka Warisan Budaya Kabuyutan Cipaku dan Laboratorium Kebumian Jatigede Sumedang Yang Akan Ditenggelamkan Oleh Bendungan Jatigede

Perkenankan kami Komunitas Kabuyutan, komunitas yang peduli akan kelestarian fungsi sumber daya alam, kelestarian budaya lokal, kelestarian situs-situs cagar budaya, dan keluhuran nilai- nilai spiritualitas masyarakat Indonesia, menyampaikan informasi dan usulan kepada Bapak. Saat ini kami sedang berusaha menyelamatkan Situs Cagar Budaya Kabuyutan Cipaku dan Laboratorium Kebumian Jatigede yang berlokasi di Kabupaten Sumedang yang saat ini terancam akan ditenggelamkan oleh Bendungan Jatigede.

Read more...
 
Surat Save Jatigede Untuk Jokowi PDF Print E-mail
Sunday, 14 December 2014 04:06

SpandukKomunitasKabuyutan

On behalf of the people of the Kabuyutan, we would like to  appreciate Bang Arya Sinulingga, Teh Laras, Para Kasepuhan Komunitas Kabuyutan, YLBHI yg telah membantu dalam perjuangan kami... hehehe so gaya pake bahasa linggis soalnya english day saur Mang Emil mah. Pokona mah tararengkyuuuu pisan lah hehehe.

Bang Arya Pemred MNCGroup sudah berkenan mengirimkan Tim Delik RCTI ke Kabuyutan Cipaku dan Jatigede mudah2an bisa mengekpose sisi lain yg sebelumnya di media hanya beredar issue seputar ganti rugi sajah padahal yg menikmati ganti rugi mah para mafia hehehe dari mulai mafia tanah dan mafia rumah hantu yg bermain...sebenernya banyak issue2 lain yg jauh lebih penting seperti issue budaya, potensi bencana, sumber daya alam, lingkungan, geologi, sosial, ekonomi, konflik agraria, dll.

Teh Laras akhirnya mentraktir Mamang di Chatter Box Plaza Senayan sambil bertemu Senior ITB yang punya akses ke Jokowi dan memberikan masukan yg berharga tentang bagaimana caranya membuat bahan presentasi atau informasi yg lebih Jokowi Friendly xixixi... Dengan polosnya Mamang membuat bahan presentasi yg sedikit ngayayay 62 Slide kalo ngak salah hehehe... akhirnya harus disummarykan menjadi 4 lembar yg mudah2an lebih enak dibaca oleh Jokowi hehehe berkat gawe rancage babarengan dengan para kasepuhan beberapa bait2 sakti pun akhirnya bisa tertuliskan xixixi Mamang juga suprise akhirnya bisa... Walopun jauh dari kata sempurna tapi minimal sudah lebih baik hehehe. Seperti yg Teh Laras sampaikan takutnya Jokowi belum mendapat info yg lengkap dan tergesa2 mengambil keputusan.

YLBHI bersama dengan Pak Sri Bintang Pamugkas infonya sedang mengupayakan utk bertemu Sekab utk memperjuangkan jangan sampai Jokowi menandatangani Kepres Operasional Penggenangan Jatigede. Semoga dilapangkan jalannya :). Kang Odjat kasepuhan pituin Cipaku menyampaikan perjuangan ini bakal ibarat lari marathon yg pasti menguras stamina, kalau dalam Mithos ala Kabuyutan dan Pewayangan mah mah ibarat Wawacan Mundinglaya Dikusumah atau Neangan Layang Jamus Kalimushada beraaaaat euy hehehe it's almost impossible tapi ... alhamdulillah dengan sisa2 energi yg ada dan para kasepuhan lah yg terus memberi semangat setiap datang ke Kabuyutan memberikan tambahan energi begitu juga melihat http://www.facebook.com/SaveJatigede/ yg tiap hari terus bertambah "ngeureuyeuh" pelan-2 sekarang sudah 700 yg LIKE :). Yg bikin reugreug/ tenang teh Pareugreug xixixi mudah2an Mestakung :)

Mamang pun jadi banyak belajar tentang cara berkomunikasi dan berkoordinasi dgn para senior, ya walaupun titik akhirnya tidak tahu bagaimana hasilnya nanti tapi Mamang tidak focus on the result, pokoknya prosesnya dijalani sajah, hasilnya gimana nanti Mamang serahkan ke Alloh SWT sajah Nu Kawasa, Nu Ngersakeun, Nu Maha Murbeng Alam :). Kata kasepuhan juga memang ini teh Jatigede ~ Jati : Tuhan, Gede : Besar... ini memang tanda kebesaran Tuhan, akan indah pada akhirnya nanti.

Terlampir Oret-oretan Komunitas Kabuyutan tentang Jatigede untuk Jokowi, barangkali ada yg berkenan menyampaikannya ke Beliau atau ke pihak2 yg terkait semoga Yang Maha Kuasa memberikan balasan yg lebih atas semua kebaikannya :). Berikut ini juga Mamang kirimkan Foto2 Kabuyutan Cipaku yang saat ini sedang sibuk menanam padi menyediakan pasokan pangan untuk masyarakat Indonesia :). Sesuai dengan hadist Rosululloh SAW bahwa walaupun besok pagi dunia akan kiamat dan kita memegang biji korma maka tanamlah :).

Ada foto juga anak kampung yg sedang nangkap belut, salah satu ciri khas tanah yg masih subur dan alami adalah belut masih berlimpah :). Oleh karenanya Kabuyutan Cipaku mah Desa Mandiri atau Self Sustained Village sebenernya karena hampir semua kebutuhan bisa dipenuhi sendiri :). Dunia mau krisis moneter pun mereka masih bisa hidup dengan kearifan budaya lokalnya. Yang masih belum bisa Mamang bayangkan ketika mereka kemudian terusir dari Kabuyutannya maka barangkali Founding Father kita Bung Karno akan menangis di alam baka sana. Karena beliau sangat menghormati Mang Marhaen petani di Bandung Selatan yang memiliki dan mengelola sawahnya sendiri :).

Marhaenismeu ~ Mang Marhaen : Berdikari ~ Berdiri di atas kaki sendiri tidak hanya menjadi penonton dan hanya jadi konsumen sajah. Sekali lagi Hanupis ~ hatur nuhun pisan Bang Arya, Teh Laras, Para Kasepuhan, dan rekan2 yg berkenan membaca imel2 dari Mamang yg eta deui... eta deui xixixi. Wayahnya ya... mengutip Filem Independence Day... Dimana bumi sedang diserbu oleh segerombolan serangga xixixi... We will not surrender without a fight xixixi.

Wilujeng malem jumaahan sadayana. Apabila berkenan, mohon utk yg peduli terhadap penyelamatan Kabuyutan Cipaku dapat membaca Mantra Piburungan Sangkuriang berikut ini, "urung-urung sangkuriang cimanuk burung dibendung cai banyu pada lungga mulia badan sampurna". Kasepuhan menyampaikan mantra ~ do'a dan Insya Alloh apabila lebih dari 40 orang do'a nya akan dikabulkan :).

pun sapun kaluluhuran...

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com

Sumedang, 10 Desember 2014

Kepada Yth

Presiden Republik Indonesia

Bapak Ir. H. Joko Widodo

Di Jakarta

Perihal: Penyelamatan Pusaka Warisan Budaya Kabuyutan Cipaku dan Laboratorium Kebumian Jatigede Sumedang Yang Akan Ditenggelamkan Oleh Bendungan Jatigede

Dengan Hormat,

Sebelumnya kami mengucapkan selamat kepada Bapak atas dilantiknya menjadi Presiden Republik Indonesia Periode 2014 – 2019, semoga kepemimpinan Bapak dapat memberikan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia.

Perkenankan kami Komunitas Kabuyutan, komunitas yang peduli akan kelestarian fungsi sumber daya alam, kelestarian budaya lokal, kelestarian situs-situs cagar budaya, dan keluhuran nilai- nilai spiritualitas masyarakat Indonesia, menyampaikan informasi dan usulan kepada Bapak. Saat ini kami sedang berusaha menyelamatkan Situs Cagar Budaya Kabuyutan Cipaku dan Laboratorium Kebumian Jatigede yang berlokasi di Kabupaten Sumedang yang saat ini terancam akan ditenggelamkan oleh Bendungan Jatigede.

Read more...
 
Tritangtu Kabayan PDF Print E-mail
Thursday, 13 February 2014 00:56

Tritangtu Kabayan xixixi... Bos Mamang dulu pernah ngasi tahu, "If you can dream it, you can do it! If you think you can do it, just do it! If you think you can't do it, forget it! hehehe. Bismilah weh ah... by the power of NGEUREUYEUH & Bismilah! Let's do it".... tariiiiiiiiik maaaang hehehe... sugan kaumuran jeung katanagaan . Energi Kabayan hehehe... alami, sederhana, keur balarea... jadi inget Ki Hasan carita ngeunaan di Barat, Jurig/ Hantu oge ditaliti rek dijadikeun Sumber Energi keur Listrik hahaha. Energi Guludug? Energi Hitut? hehehe... kudu ngalamun heula malem jum'at ieu sugan meunang wangsit hehehe. Nu geus kapikir sih di Balong aya cai ngalir teu eureun-2 hehehe... Kang Ronzlandy Bakri & Bang Risnando Leboy sudah ngasi saran MIKROHYDRO hehehe.


 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>

Page 1 of 9